- Kepala pusing;
- Suhu badan tinggi;
- Batuk dan pilek;
- Badan lemas;
- Demam lebih dari tiga hari;
- Hasil cek darah menunjukkan positif salmonella paratipii
- Nyeri pada ulu hati;
- Nyeri pada lambung.
- Paracetamol;
- Antibiotik;
- Multivitamin;
- Obat anti mual;
- CTM (obat tidur).
- Jika gejala yang timbul adalah 1, 2, dan 3 maka dia menderita influenza dan solusi obatnya adalah a, b, dan c.
- Jika gejala yang timbul adalah 1, 4, 5, dan 6 maka dia menderita tipus dan solusi obatnya adalah a, b, c, d, dan e.
- Jika gejala yang timbul adalah 1, 7, dan 8 maka dia menderita maag dan solusi obatnya adalah a, b, c, dan d.
Contoh lainnya :
1. Apakah kepala anda panas? Ya
2. Apakah hidung anda mampet? ya
3. Apakah kepala anda pusing? Ya
4. Apakah sakitnya berdenyut?Ya
Dari 4 pertanyaan tersebut, contohnya lagi expert menyimpulkan 2 kondisi: (1) influenza, syaratnya 1,2,3 harus bernilai YA, (2) sakit kepala 3,4 harus bernilai YA.
Untuk itu, secara otomatis kalau pertanyaan 1,2,3 bernilai YA, maka sistem pakar memutuskan bahwa si pasien menderita influenza. Jika pertanyaan 3,4 bernilai YA maka sistem pakar memutuskan bahwa si pasien sakit kepala. Jika pertanyaan 1,2 bernilai YA, sedangkan 3,4 bernilai tidak. Disinilah keunggulan sistem pakar untuk melakukan Re-learn atau mempelajari kembali kondisi yang tidak dia kenal.
sumber:
http://jumadilamangclub.wordpress.com/2014/05/14/contoh-kasus-sistem-pakar/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar