BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Kekayaan
atau sumber daya organisasi yang sangat penting adalah sumber daya manusia.
Sumber daya manusia (SDM) menjadi penting bukan semata-mata karena latar
belakang pendidikan mereka, tetapi karena pengalaman dan kepandaian mereka
dalam membuat keputusan yang menyangkut pekerjaannya. Beberapa contoh karyawan
atau manajer yang sangat diharapkan perusahaan adalah sebagai berikut. Karyawan
bagian pengiriman barang, dapat memilih jalur paling cepat dan paling hemat bahan
bakar, sehingga dapat menghema waktu dan biaya pengiriman barang. Manajer
produksi dapat mengatur jadwal produksi sehingga dapat menghasilkan produk yang
optimum. Staf yang mengerti betul pelaporan dan perhitungan pajak.
Perusahaan
akan mengalami kesulitan apabila karyawan-karyawan atau para manajer yang sudah
berpengalaman harus pindah ke perusahaan lain. Apabila hal itu terjadi,
perusahaan harus mencari lagi SDM yang berpengalaman (sudah barang tentu tidak
mudah) atau mendidik kembali karyawan yang belum berpengalaman agar menjadi
berpengalaman (tentu memerlukan biaya yang cukup tinggi, waktu yang cukup lama,
dengan risiko tidak berhasil).
Untuk
mengurangi risiko-risiko tersebut (hilangnya atau tidak adanya staf yang
berpengalaman), diperlukan suatu sistem yang dapat menggantikan manusia dalam
membuat keputusan. Sistem itu disebut dengan sistem pakar atau expert system.
Dalam perkembangannya, sistem pakar memiliki variasi yang disebut dengan
artificial intelligence atau disingkat AI.